12345
Gerakan Perlawanan Islami Hamas memperingatkan bahaya berlanjutnya “percobaan senjata” Israel di Jalur Gaza.
Menanggapi serangan udara Israel malam kemarin ke Jalur Gaza, juru bicara resmi Hamas, Fawzi Barhoum menyatakan, jangan sampai wilayah Gaza menjadi lahan percobaan senjata penjajah Israel.
Barhoum menandaskan, Israel sengaja menarget serangan ke pos-pos pejuang perlawanan di Jalur Gaza. Serangan ini berdampak bahaya dan Israel harus menanggung akibatnya.
Malam kemarin Selasa (8/8), tiga orang warga Palestina terluka setelah pesawat-pesawat tempur penjajah Zionis melancarkan serangan ke sejumlah lokasi perlawanan Palestina di Jalur Gaza.
Direktur Gawat Darurat di Gaza, Aiman Sahbani, mengatakan telah tiba tiga orang korban di rumah sakit asy-Syifa, salah satunya seorang pemuda berusia 26 tahun mengalami luka parah, terkena luka di kepalanya. Dua korban lainnya mengalmi luka ringan.
Sahbani menjelaskan, luka yang dialami pemuda tersebut cukup parah dan korban kehilangan kesadaran. Tim medis memasukkan korban ke dalam ruang ICU untuk menanganinya dengan cepat. (at/pip)
https://melayu.palinfo.com/5461
12345
Showing posts with label Palestina. Show all posts
Showing posts with label Palestina. Show all posts
by Unknown
August 09, 2017
12345
Anggota polisi Zionis dan pasukan khusus bersenjata pada hari Rabu (9/8/2017) tersebat di area masjid al-Aqsha untuk memberikan jaminan perlindungan kepada para pemukim pendatang Yahudi yang menyerbu masjid al-Aqsha sejak pukul tujuh pagi.
Sementara itu polisi penjajah Zionis menutup pintu al-Magharibah, salah satu pintu masjid al-Aqsha di sisi barat, setelah mengizinkan puluhan pemukim pendatang Yahudi menyerbu area masjid.
Polisi penjajah Zionis mengizinkan 66 pemukim pendatang Yahudi menyerbu masjid al-Aqsha.
Mereka berjalan-jalan di area masjid al-Aqsha dan mendapatkan penjelasan seputar “Sinagog” yang mereka klaim akan dibangun di atas masjid al-Aqsha. (was/pip)
https://melayu.palinfo.com/5468
12345
Anggota polisi Zionis dan pasukan khusus bersenjata pada hari Rabu (9/8/2017) tersebat di area masjid al-Aqsha untuk memberikan jaminan perlindungan kepada para pemukim pendatang Yahudi yang menyerbu masjid al-Aqsha sejak pukul tujuh pagi.
Sementara itu polisi penjajah Zionis menutup pintu al-Magharibah, salah satu pintu masjid al-Aqsha di sisi barat, setelah mengizinkan puluhan pemukim pendatang Yahudi menyerbu area masjid.
Polisi penjajah Zionis mengizinkan 66 pemukim pendatang Yahudi menyerbu masjid al-Aqsha.
Mereka berjalan-jalan di area masjid al-Aqsha dan mendapatkan penjelasan seputar “Sinagog” yang mereka klaim akan dibangun di atas masjid al-Aqsha. (was/pip)
https://melayu.palinfo.com/5468
12345
by Unknown
August 08, 2017
12345
Anggota biro politik gerakan perlawanan Islam Hamas, Mahmud Zehar mengatakan, pihaknya senantiasa mengulurkan tangan kepada siapapun yang ingin memerdekakan Palestina dan menjauhi dirinya dari siapapun yang berkhianat.
Pernyataan ini diungkapkan, Zehar dalam acara peresmian lapangan Syahid Mazen Fuqoha, sore kemarin (6/8) di kamp Nazaret, tengah kota Gaza, dihadiri sejumlah pimpinan Hamas dan para tokoh terkemuka.
Zehar menambahkan, perlawanan Palestina mampu mengembangkan kemampuanya dan survive dibawah blokade. Hamas tetap berpegang pada perlawanan yang telah ditempuh As-Syahid Fuqoha. Siapapun yang ingin menempuh cara yang benar, maka ia harus berpegang pada senjata dan mengarahkanya ke penjajah zalim.
Kemudian Zehar mengarahkan pembicaraanya kepada para tawanan. “Perlawanan insya Allah akan mengeluarkan kalian dan akan merasyakan kemenangan bersama kalian. “ketahuilah tawanan, tatkala para tawanan bebas, maka langkah pertama yang mereka lakukan adalah memanggul senjata karena kerinduanya terhadap senjata, ungkapnya. (asy/PIP)
https://melayu.palinfo.com/5440
12345
Anggota biro politik gerakan perlawanan Islam Hamas, Mahmud Zehar mengatakan, pihaknya senantiasa mengulurkan tangan kepada siapapun yang ingin memerdekakan Palestina dan menjauhi dirinya dari siapapun yang berkhianat.
Pernyataan ini diungkapkan, Zehar dalam acara peresmian lapangan Syahid Mazen Fuqoha, sore kemarin (6/8) di kamp Nazaret, tengah kota Gaza, dihadiri sejumlah pimpinan Hamas dan para tokoh terkemuka.
Zehar menambahkan, perlawanan Palestina mampu mengembangkan kemampuanya dan survive dibawah blokade. Hamas tetap berpegang pada perlawanan yang telah ditempuh As-Syahid Fuqoha. Siapapun yang ingin menempuh cara yang benar, maka ia harus berpegang pada senjata dan mengarahkanya ke penjajah zalim.
Kemudian Zehar mengarahkan pembicaraanya kepada para tawanan. “Perlawanan insya Allah akan mengeluarkan kalian dan akan merasyakan kemenangan bersama kalian. “ketahuilah tawanan, tatkala para tawanan bebas, maka langkah pertama yang mereka lakukan adalah memanggul senjata karena kerinduanya terhadap senjata, ungkapnya. (asy/PIP)
https://melayu.palinfo.com/5440
12345
by Unknown
August 06, 2017
12345
Israel menyatakan akan melarang jaringan berita Al Jazeera dari negara Yahudi itu.
Menkominfo Israel Ayoub Kara pada Minggu (6/8/2017) mengatakan dia hendak mencabut ijin pers dari para wartawan Al Jazeera, sehingga mereka tidak bisa bekerja di negara itu alias diusir paksa.
Kara menyampaikan pengumuman itu dalam konferensi pers hari Minggu, di mana para wartawan Al Jazeera dilarang hadir, kata jaringan berita itu.
Penutupan Al Jazeera ini tindak lanjut dari ancaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pakan lalu yang akan
menutup kantorkantor Al Jazeera di Yerusalem dengan tuduhan jaringan berita itu menghasut kekerasan di kota itu, terutama protesprotes terkait pengetatan keamanan di kompleks Masjid alAsqa yang diliput Al Jazeera.
Berkat liputan Al Jazeera, upaya makar Israel menguasai Al Aqsa telah gagal. Laporan Al Jazeera langsung dari Al Aqsa telah membangkitkan solidaritas Umat Islam dunia pada Al Aqsa yang akhirnya memaksa pasukan Israel membuka kembali dan mencopot pintu detektor logam dan CCTV di gerbanggerbang masuk tempat suci ketiga Umat Islam itu.
Pihak Al Jazeera mengatakan bahwa Kara telah berupaya menutup operasi berita berbahasa Inggris dan Arab di negara itu.
-kabarviral/portal
12345
Israel menyatakan akan melarang jaringan berita Al Jazeera dari negara Yahudi itu.
Menkominfo Israel Ayoub Kara pada Minggu (6/8/2017) mengatakan dia hendak mencabut ijin pers dari para wartawan Al Jazeera, sehingga mereka tidak bisa bekerja di negara itu alias diusir paksa.
Kara menyampaikan pengumuman itu dalam konferensi pers hari Minggu, di mana para wartawan Al Jazeera dilarang hadir, kata jaringan berita itu.
Penutupan Al Jazeera ini tindak lanjut dari ancaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pakan lalu yang akan
menutup kantorkantor Al Jazeera di Yerusalem dengan tuduhan jaringan berita itu menghasut kekerasan di kota itu, terutama protesprotes terkait pengetatan keamanan di kompleks Masjid alAsqa yang diliput Al Jazeera.
Berkat liputan Al Jazeera, upaya makar Israel menguasai Al Aqsa telah gagal. Laporan Al Jazeera langsung dari Al Aqsa telah membangkitkan solidaritas Umat Islam dunia pada Al Aqsa yang akhirnya memaksa pasukan Israel membuka kembali dan mencopot pintu detektor logam dan CCTV di gerbanggerbang masuk tempat suci ketiga Umat Islam itu.
Pihak Al Jazeera mengatakan bahwa Kara telah berupaya menutup operasi berita berbahasa Inggris dan Arab di negara itu.
-kabarviral/portal
12345
by Unknown
August 06, 2017
12345
Gerakan perlawanan Islam Hamas mengecam pemberitaan koran Riyad yang menyebut Hamas sebagai gerakan teroris. Ia menegaskan penyebutan tersebut sangat berbahaya, sama dengan melecehkan perlawanan bangsa Palestina.
Dalam keteranganya, Sabtu (5/8) yang dilansir pusat informasi Palestina mengatakan, “penyebutan tersebut sangat berbahaya sangat sensitiv menyinggung bangsa dan sejarah perjuangan Palestina.
disamping memperburuk perlawanan yang berada di garda terdepan dalam melindungi dan membela Palestina. Tindakan tersebut tidak membantu apapun kecuali musuh Palestina. Padahal masalah Palestina adalah masalah sentral ummat Islam dan Arab.
Hamas mengungkapkan penyesalanya atas munculnya penyebutan ini, justru dari media Arab dan dari jantung ibu kota Saudi Arabi, Riyad. Pada saat yang bersamaan Israel melakukan pembantaian dan kejahatan biadab, melanggar hak-hak bangsa Palestina dan Al-Quds serta Masjid Al-Aqsha.
Hamas kembali menegaskan pentingnya menghentikan penyebutan aneh ini yang tentunya bertentangan dengan sikap para pimpinan Arab dan rakyatnya yang senantiasa mencintai Palestina, berikut rakyat dan para pejuangnya. (asy/PIP)
https://melayu.palinfo.com/5418
12345
Gerakan perlawanan Islam Hamas mengecam pemberitaan koran Riyad yang menyebut Hamas sebagai gerakan teroris. Ia menegaskan penyebutan tersebut sangat berbahaya, sama dengan melecehkan perlawanan bangsa Palestina.
Dalam keteranganya, Sabtu (5/8) yang dilansir pusat informasi Palestina mengatakan, “penyebutan tersebut sangat berbahaya sangat sensitiv menyinggung bangsa dan sejarah perjuangan Palestina.
disamping memperburuk perlawanan yang berada di garda terdepan dalam melindungi dan membela Palestina. Tindakan tersebut tidak membantu apapun kecuali musuh Palestina. Padahal masalah Palestina adalah masalah sentral ummat Islam dan Arab.
Hamas mengungkapkan penyesalanya atas munculnya penyebutan ini, justru dari media Arab dan dari jantung ibu kota Saudi Arabi, Riyad. Pada saat yang bersamaan Israel melakukan pembantaian dan kejahatan biadab, melanggar hak-hak bangsa Palestina dan Al-Quds serta Masjid Al-Aqsha.
Hamas kembali menegaskan pentingnya menghentikan penyebutan aneh ini yang tentunya bertentangan dengan sikap para pimpinan Arab dan rakyatnya yang senantiasa mencintai Palestina, berikut rakyat dan para pejuangnya. (asy/PIP)
https://melayu.palinfo.com/5418
12345
Subscribe to:
Posts (Atom)




